KUNJUNGAN TIM VERIFIKASI STBM 5 PILAR DI KOTA BLITAR, PERKUAT MENUJU KOTA MASA DEPAN

  • Oct 02, 2025
  • BAGUS PRIJATMOKO

 

Blitar – Kota Blitar kembali menjadi sorotan dalam bidang kesehatan masyarakat setelah menerima kunjungan Tim Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan penerimaan berlangsung di *Sasana Praja Kota Blitar* dengan penyambutan resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, didampingi Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, Forum Blitar Kota Sehat, camat, lurah se-Kota Blitar, kepala puskesmas beserta tenaga kesehatan, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Blitar tidak hanya menyambut tim verifikasi, tetapi juga secara langsung menyampaikan Profil Kota Blitar serta berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam pelaksanaan STBM. Beliau menekankan bahwa penerapan STBM di Kota Blitar tidak hanya sekadar program, melainkan telah menjadi gerakan bersama lintas sektor untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

 Paparan Inovasi STBM di Kota Blitar

Setelah sambutan dan paparan dari Sekda, acara dilanjutkan dengan presentasi dari Lurah Gedog. Kelurahan Gedog ditunjuk sebagai lokus kunjungan verifikasi lapangan (verlap) Tim STBM 5 Pilar, karena wilayah tersebut dinilai berhasil mengimplementasikan berbagai inovasi di tingkat masyarakat.

Dalam paparannya, Lurah Gedog menjelaskan bahwa penerapan STBM di wilayahnya didukung penuh oleh kolaborasi antara pemerintah kelurahan, kader kesehatan, masyarakat, serta dukungan dari puskesmas. Kelurahan Gedog berhasil menjalankan 5 Pilar STBM secara konsisten, yaitu:

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).
2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga.
4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.

Berbagai inovasi juga dijalankan, seperti program Bank Sampah , penyediaan sarana cuci tangan di ruang publik, hingga pemanfaatan limbah organik untuk pupuk kompos. Upaya ini tidak hanya meningkatkan kesehatan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.

 Pembagian Tim Verifikasi Lapangan

Usai penerimaan di Sasana Praja, kegiatan dilanjutkan dengan *kunjungan verifikasi lapangan di Kelurahan Gedog. Tim verifikasi dibagi menjadi lima kelompok sesuai dengan pilar STBM yang akan diverifikasi.

 *Tim 1 menuju RW 13 Kelurahan Gedog
 *Tim 2 Menuju RW 2 Kelurahan Gedog
 *Tim 3*menuju RW 5 Kelurahan Gedog
 *Tim 4 menuju RW 14 Kelurahan Gedog
* Tim 5 menuju RW 4 Kelurahan Gedog

Kunjungan verifikasi ini berjalan dengan lancar. Setiap tim disambut oleh kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menunjukkan praktik baik yang sudah berjalan di lingkungannya.

# Harapan Kota Blitar dalam STBM

Dalam keterangannya, Sekda Kota Blitar menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan STBM 5 Pilar di Kota Blitar adalah hasil kerja sama semua pihak. Pemerintah daerah, perangkat kelurahan, tenaga kesehatan, serta masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya.

STBM bukan sekadar program kesehatan, tetapi gerakan perubahan perilaku. Kunci keberhasilan terletak pada partisipasi masyarakat yang mau mengubah kebiasaan menjadi lebih sehat dan peduli lingkungan. Kota Blitar berkomitmen menjadikan STBM sebagai budaya hidup sehari-hari,ujar Sekda dalam sambutannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar juga menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong inovasi berbasis masyarakat. Pendekatan partisipatif dan edukatif menjadi strategi utama, agar program ini tidak hanya berjalan di atas kertas, melainkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.

 Komitmen Lintas Sektor

Kunjungan Tim Verifikasi STBM 5 Pilar ini semakin memperkuat komitmen Kota Blitar dalam mewujudkan lingkungan sehat dan masyarakat mandiri dalam sanitasi. Forum Blitar Kota Sehat, camat, lurah, kepala puskesmas, hingga OPD terkait menyatakan siap mendukung penuh keberlanjutan program ini.

Dengan adanya kunjungan dan penilaian langsung di lapangan, Kota Blitar optimis dapat memperoleh pengakuan sebagai daerah yang berhasil melaksanakan STBM 5 Pilar secara komprehensif. Lebih dari itu, tujuan utama yang ingin dicapai adalah terwujudnya masyarakat Blitar yang sehat, produktif, dan berdaya saing melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan verifikasi ini ditutup dengan refleksi bersama antara tim verifikasi, pemerintah Kota Blitar, dan masyarakat Kelurahan Gedog. Semua pihak sepakat bahwa keberlanjutan program STBM adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi ini, Kota Blitar semakin mantap menuju predikat Kota Sehat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan lingkungan yang tinggi.